Aku hanya melangkahkan kakiku menuju sebuah gedung pencakar langit dimana orang sering menyebutnya gedung direktorat UGM. Berbekal info dari seorang teman dia menawarkan padaku untuk mengikuti ajang ini hingga akhirnya sampailah aku diruang panitia kuserahkan foto dan KTM sebagai tanda bukti untuk mengikuti MTQ UGM tak lupa diam2 ku lantunkan sholawat sembari menyerahkan persyaratan2 tadi. Benar-benar tidak ada persiapan.Tibalah saatnya pengundian maqro dan sayangnya aku tdk bisa hadir technical meeting alhasil maqro baru diberikan padaku h-1 sebelum tampil. Al An'am ayat 110 kalo tdk salah..bagaimana mungkin saya mampu membuat lagu dengan waktu sesingkat itu?? Langsung saya telpon bapak saya kebetulan beliau seorang qori' dan saat ditelpon beliau langsung melantunkan ayat2 langit yang tadi sebelumnya membuatku pusing tujuh keliling karena bingung mengkreasikan lagu hijaz,bayati,nahwan,dll. Tibalah hari itu di maskam UGM tepatnya lantai 2 seorang rahma mendapat giliran tampil nomor 4..Dengan persiapan minim saat lampu mulai menyala kulantunkan ta'awudz hingga gilirankupun usai..Sedari awal memang sudah kupasrahkan padaMU Allah..tak sanggup melihat lawan2ku kakak2 tingkat yang suaranya Subhanallah luar biasa aku segera meninggalakan masjid berharap kelak UGM mampu melahirkan qori' dan qori'ah yang mampu menyebarkan indahnya lantunan ayat2 suci yang merdu bak nyanyian surga..
Selang beberapa minggu kudapati sebuah sms di tlpn genggamku ternyata dr panitia MTQ..apa ini artinya?? ternyata SEGALANYA MUNGKIN BAGI ALLAH aku mendapat juara harapan 2..sejumlah uang,piala dan piagam kupersembahkan untuk kedua orang tuaku ummi dan terutama bapaku yang selama ini mengajariku cinta dan kehidupan lewat nilai2 dlm AL Qur'an...Terima kasih ALLAH duhai Dzat yang Maha Segalanya..tak lupa sholawat untukmu duhai baginda nabi yang telah membawaku serta seluruh ummat di bumi untuk mengenal Qalam Allah..