Hidup ini hanya sekali lingkungan yang kita tinggali adalah amanah serta anugrah dari Rabb kita yang memang sepatutnya kita jaga kelestariannya. Alam juga sama seperti manusia sama-sama bertasbih sama-sama ingin dicintai. Betulkan? semakin kita mencintai lingkungan maka tak bosan pula Allah menurunkan rahmatNya pada saya,anda,dan alam semesta. Itu semua agar kita terus senantiasa betah tinggal di tempat yang namanya bumi.
Saya yakin anda semua tidak akan tega melihat bencana alam hadir dimana-mana. Pertanyaanya mengapa hingga menit ini anda bahkan saya yang berlumuran dosa ini masih tega mendzhalimi lingkungan yang menjadi tempat bersejarah bagi kita para penghuninya. Sampah menggunung, plastik bekas berserakan, asap berterbangan, serta hutan gundul berhektar-hektar sudah menjadi potret dari ulah manusia. Ya Robb ampuni kami...ini yang sering terlontar jika bencana itu telah terjadi.
Belajar dari pengalaman-pengalaman sebelumnya mari kita semua muhasabah. Di mulai dari sendiri, di mulai dari hal kecil. Membuang sampah pada tempatnya, menanam satu pohon diawali dari pekarangan rumah masing-masing, mengurangi penggunaan AC dan kawan-kawannya, meminimalisir penggunaan plastik.Ingat kembali alam kita juga bertasbih mengiringi kita para penghuninya yang senantiasa berpijak di atasnya. Bismillahirohmanirrohim Indonesia yang hijau dan lestari bukan mimpi lagi. Lakukan langkah kecil ini yang Insha Allah menjadi loncatan besar dimasa yang akan datang!!..ingat bumi kita kaya jika ia di jaga kelestariannya...^ _^
![]() |
Cukuplah saya tuangkan apa yang ada di otak kecil saya saat ini. Semoga man'faat. Khilaf datangnya dari saya dan kesempurnaan milik Allah Azza Wajala. Afwan..afwan...banyak salah kata. Sebagai penutup mari kita renungi bersama ayat berikut :
Surat Al An’aam 101 ----> Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.
(Fatkhul U.R.2011)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar